Sunday, August 8, 2010

STATISTIK PENDIDIKAN

1. Pengertian StatistikFungsi
Secara etimologis kata ” Statistik ” berasal dari status (bahasa latin) yang mempunyai persamaan arti dengan kata State (bahasa Inggris) atau kata Staat (bahasa belanda) kata statistik diartikan sebagai kumpulan bahan keterangan (data), baik yang berwujud angka (data kuantitatif) maupun yang tidak berwujud angka (data kualitatif) yang mempunyai arti penting dan kegunaan yang besar bagi suatu negara. Dalam kamus bahasa inggris ada dua macam kata statistik statistics artinya lmu statistik sedangkan kata statistic sebagai ukuran yang di peroleh atau berasal dari sampel yaitu lawan dari kata ” parameter ” yang berarti ” ukuran yang diperoleh atau berasal dari populasi ”. Di tinjau dari terminologi dewasa ini (apabila kita membaca atau mendengar) dalam istilahstatistik ada beberapa macam istilah statistik yaitu :
a. Data statistic
b. Kegiatan Statistik
c. Metode Statistik
d. Ilmu Statistik


2. Penggolongan Statistik
Bedasarkan tingkatan pekerjaannya (tahapan yang ada dalam kegiatan statistik) statistik sebagai ilmu pengetahuan dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu :

  1. Statistik Deskriptif, yang dikenal pula dengan istilah statistik Deduktif, statistik sederhana, dan descriptive statistics adalah statistik yang tingkat pekerajaannya mencakup cara-cara menghipun, menyusun atau mengatur, mengolah, menyajikan, dan menganalisi data angka, agar dapat memberikan gambaranyang teratur, rigkas dan jelas.
  2. Statistik inerensial adalah statistik yang menyediakan aturan atau cara menarik kesimpulan yang bersifat umum.

3. Ciri Khas Statistik
Pada dasarnya statistik sebagai ilmu pengetahuan ada tiga ciri khusus yaitu :
a. Statisik selalu bekerja dengan angka atau bilangan ( dalam hal ini adalah data kuantitatif).
b. Statistik bersifat objektif pengertian statistik selalu bekerja menurut data yang ada.
c. Statistik bersifat universal mengandung pengertian bahwa ruang lingkup atau ruang gerak dan bidang garapan statistik yang berlaku untuk di semua bidang kajian.

4. Permasalahan Statistik
Menurut Hananto Sigit, B.ST, dalam bukunya statistik suatu pengaturan 1996 mengemukakan ada tiga permasalahan dasar dalam statistik yaitu :
a. Permasalahan tentang Rata-rata (Average)
b. Permasalahan tentang pemencaran atau penyebaran (Variability)
c. Permasalahan tentang saling hubungan (Korelasi)

Suatu persoalan statistik lainnya adalah apa yang di kenal dengan nama ” dispersi ” (dispersian) atau ” Variabilitas”. Sebuah persoalan lain lagi dari statistik adalah persoalan tentang ” korelasi ” atau ” asosiasi ” persoalan hubungan.

5. Pengertian statistik pendidikan
Telah di jelaskan bahwa istilah statistik dapat di beri pengertian sebagai data statistik , statistik pendidikan yaitu ilmu pengetahuan yang membahas atau mempelajari dan mengembangkan prinsip-prinsip, metode dan prosedur yang perlu di tempuh atau dipergunakan, dalam rangka megumpulkan, penyusunan, penyajian, penganalisisan bahan keterangan yang berwujud angka.

6. Fungsi dan kegunaan dalam dunia pendidikan
Kemajuan atau perkembangan anak didik setelah mereka menempuh proses pendidikan dalam jangka waktu tertentu sebenarnya yang bersifat kualitatif, akan tetapi diubah menjadi data yang bersifat kuantitatif karena dalam kegiatan pernilaian hasil pendidikan cara yang paling umum adalah dengan menggunakan data kuantitatif, maka tidak perlu diragukan lagi bahwa statistik dalam hal ini akan mempunyai fungsi yang sangat penting sebagai alat bantu, yaitu alat bantu untuk memperoleh, menganalisis dan menyimpulkan hasil yang telah di capai dalam kegiatan penilaian tersebut.

  1. Memperoleh gambaran baik, gambaran secara khusus maupun gambaran secara umum tentang suatu gejala,keadaan atau peristiwa.
  2. mengikuti perkembangan atau pasang surut mengenai gejala keadaan atau peristiwa tersebut, dari waktu ke kewaktu.
  3. Melakukan pengujian, apakah gejala yang satu berbeda dengan gejala yang lain ataukah tidak, jika terdapat perbedaan apakah perbedaan itu merupakan perbedaan yang berarti (menyakinkan) ataukah perbedan itu terjadi hanya secara kebetulan saja.
  4. Mengetahui, apakah gejala yang satu ada hubungannya dengan gejala yang lain.
  5. Menyusun laporan yang berupa data kuantitatif dengan teratur, ringkas dan jelas.
  6. Manarik kesimpulan secara logis, mengamil keputusan secara tepat dan mantap, serta dapat memperkirakan atau meramalkan hal-halyang mungkin terjadi di masa mendatang, dan langkah konkret apa yang kemungkinan perlu dilakukan oleh seorang pendidik.

No comments:

Post a Comment